Make your own free website on Tripod.com

Dep. Kes. RI. Pom. TR.023214511

Tejako

Aenkabe

 

 
atasi
PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)
Dengan
TEH JANTUNG KORONER (tejako)

 

Penyakit Arteri Koroner adalah penyakit kronis dimana terjadi ‘pengerasan ‘ dari arteri pada permukaan jantung. Dikenal pula dengan Penyakit Jantung Koroner (PJK) yang merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. Demikian pula dinegara yang sudah maju seperti Amerika Serikat, bahkan sesuai dengan survey tahun 1998, PJK merupakan penyebab atas satu dari lima kematian di Amerika.

Istilah ‘pengerasan’ adalah suatu keadaan dimana arteri menjadi sangat sempit, kaku dan menghambat aliran darah, sehingga jantung tidak mendapat darah yang kaya oksigen (Cardiac Ischemia). Banyak penderita merasakan gejala seperti sakit pada dada kira (Angina) dan merasa lemah, tetapi ada pula penderita lain yang sama sekali tidak merasakan adanya gejala apapun (Silent Ischemia) sampai terjadi penyumbatan total yang dapat memicu berhentinya sama sekali kerja jantung (Cardiac Arrest) atau kegagalan jantung (Congestive Heart Failure).
 

Cara-cara pencegahan PJK diantaranya :

  • Mengurangi tingkat kolesterol, tingkat triglyceride dan penggunaan lemak serta minyak.
  • Mengatur Stress
  • Menghentikan kebiasaan merokok
  • Menjaga tekanan darah
  • Mengatur gula darah
  • Minum Teh Jantung koroner secara rutin
Faktor-faktor Penyebab PJK :
Banyak faktor yang ternyata meningkatkan resiko seseorang mengidap PJK, diantaranya adalah:
  • Sejarah keluarga ber PJK
  • Kadar LDL Cholesterol yang tinggi dan Trygliserida.
  • Kadar HDL Cholesterol yang rendah.
  • Tidak terkontrolnya tekanan darah tinggi.
  • Merokok.
  • Kurang berolah raga.
  • Makan makanan yang mengandung kadar lemak yang tinggi.
  • Kegemukan, kelebihan berat badan.
  • Tidak terkontrolnya kencing manis.
  • Stress dan depresi yang berkepanjangan.
  • Pada sirkuler th. 2001 bahkan infeksi bakteri yang berkepanjangan juga meningkatkan resiko PJK.

 

Gejala-gejala PJK

25 sampai 30 persen dari penderita PJK tidak merasakan nyeri dada atau gejala umum lainnya, namun penderita yang mengalami gejala dapat merasakan salah satu gejala tersebut dibawah ini:
  • Nyeri dada sebelah kiri, bahkan dapat menyebar sampai ke leher, rahang, pundak kiri atau kanan, lengan bahkan sampai ke punggung.
  • Nafas pendek terlebih setelah berolah raga atau mengalami stress
  • Mual atau gangguan lambung
  • Bertkeringat
  • Merasa lelah
  • Merasa capek
  • Wanita dengan PJK bisa merasakan seperti adanya gangguan pencernaan pada perut bagian atas atau sakit dada
 

Bagaimana mendiagnose PJK ?

Bila anda merasakan satu atau lebih gejala tersebut diatas sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Beberapa tes diagnostik juga akan dilakukan untuk menentukan adanya sumbatan pada arteri untuk dapat mencegah timbulnya komplikasi yang lebih besar.
Dokter akan melakukan test noninvasive termasuk :
  • Pemeriksaan fisik, termasuk riwayat pengobatan dan kemungkinan anda menderita PJK.
  •  Pemeriksaan darah, untuk menentukan kadar cholesterol, kadar homocysteine dan faktor  penggumpalan darah.
  • Electrocardiogram (EKG) adalah grafik rekaman secara electronik dari aktifitas jantung merupakan suatu seri garis-garis gelombang yang terekam pada kertas yang berjalan atau monitor video. Sebuah mesin electrocardiograph yang peka sangat membantu dalam mendeteksi adanya kelainan-kelainan pada jantung, penyakit ataupun kerusakan yang terjadi.
  • Test latihan secara fisik. Test EKG dilaksanakan selama anda melakukan kegiatan latihan fisik dengan berjalan dan berlari pada alat treadmill ataupun sepeda stationer dengan kecepatan dan sudut tanjakan yang diubah-ubah. Dengan ini dapat dilakukan evaluasi tentang jantung anda serta adanya PJK.
  • Echocardiogram dari jantung dan pembuluh arteri. Test ini menggunakan gelombang suara untuk melihat bentuk dan kerja jantung. Detak jantung tampak pada layar video dimana dokter dapat mempelajari ketebalan, ukuran dan kerja jantung anda. Gambar juga menunjukkan pola gerakan serta kerja dari keempat katub jantung., sehingga dapat dideteksi kemungkinan adanya kebocoran ataupun penyempitan. Selama melaksanakan test ini dapat pula disertai dengan test Doppler Ultrasound untuk mengevaluasi aliran darah yang melalui jantung.
  • Gambar perfusi Myocardial. Pelbagai macam test ataupun scan yang menggunakan suntikan yang tidak berbahaya dari zat-zat radionuclide, misalnya thallium atau technetium untuk mendapatkan gambar jantung anda.
Bagaimana mengobati PJK ?
Pengobatan PJK beragam caranya tergantung pada keadaan penyakitnya, lokasi penyumbatan pada pembuluh darahnya dan keadaan umum kesehatan penderita. Pilihannya adalah dengan obat-obatan, termasuk obat-obatan alternative / tradisional Teh Jantung Koroner (Tejako) maupun teknik pembedahan.
Cara kerja secara umum dari obat-obatan tersebut adalah :
  • Mengurangi beban kerja jantung dengan menahan bahan kimia tertentu yang dapat mengikat beta reseptor di dalam jantung.
  • Merelaksasi pembuluh darah untuk memfasilitasi bertambahnya aliran darah yang kaya oksigen ke jantung.
  • Melarutkan sumbatan pada pembuluh darah.
  • Mengurangi laju endap darah.
  • Merendahkan kadar kolesterol dalam darah.

Dep. Kes. RI. Pom. TR.023214511

Tejako

Aenkabe
Tejako adalah teh yang diramu berdasarkan resep Tiongkok kuno, yang berkhasiat untuk melarutkan sumbatan di pembuluh darah jantung, baik untuk mencegah dan mengobati PJK.
Hasil Tejako dapat dilihat dari hilang / berkurangnya gejala-gejala PJK setelah anda meminum nya selama lebih kurang 10 hari yaitu :
  • Hilang / berkurangnya rasa nyeri pada dada sebelah kiri ataupun nyeri yang sampai ke bahu dan leher serta punggung.
  • Bila tadinya nafas sesak saat berjalan jauh atau melakukan kerja berat, kini menjadi lega kembali.
  • Hilang / berkurangnya gangguan berupa rasa mual atau gangguan lambung.
  • Hilang / berkurangnya gangguan lain berupa keringat dingin, rasa lemah, mudah capek.
  • Dan lain-lain gejala PJK

Cara minum Tejako

  • Untuk pengobatan : Minum secara rutin 1 bungkus sehari sampai 3 (tiga) bulan kemudian dapat perlahan-lahan dikurangi hingga dosis perawatan.
  • Untuk perawatan  : Minum 1 minggu 2 kali.

Cara merebus Tejako

Rebus 1 (satu) sachet Tejako dengan 4 (empat) gelas air @ 250 ml hingga air mendidih, pertahankan keadaan tersebut hingga air tinggal  2 (dua) gelas, minum 1 (satu) gelas pagi hari dan 1 (satu) gelas sore hari dalam keadaan hanggat.

 

Catatan :

Selama anda minum Tejako, perlu tetap anda perhatikan benar-benar Cara-Cara Pencegahan PJK dan Faktor-Faktor penyebab PJK
Untuk Informasi dan pemesanan,hubungi :
(021) 79184021  atau 0812 988 6976
Dapat juga anda peroleh di toko-toko obat dibawah ini.
  • Toko Obat Victory ITC Mangga Dua Lantai Dasar Blok E 1/ 75
  • Toko Obat Roxy Baru  ITC Roxy Mas Lt. II  No. 100
  • Toko Obat Sinar Cempaka ITC Cempaka Mas Lt.Dasar Blok J No. 864 C – D
  • Toko Obat Wan Win ITC Fatmawati Lt. 2 No. 94
  • Toko Obat Gumanti Pasar Pramuka Lt. I Blok AKS No. 34
  • Toko Obat Hansen Kramat Jati Indah Blok P 1 / 7
  • Toko Obat Mujur Jaya Metro Atom Plaza Lt. I DKS / 3 Pasar Baru
  • Toko Obat Ade Pasar Pusat Mayestik Lt. Dasar No. 10 – 11
  • Toko Obat City Medika Pasar Benhil  Los AKS  No. 4 - 5